Berita

Fachrul Razi/Net

Politik

Beberapa Jam Dilantik, Gerindra Langsung Sampaikan Sikap Pesimis Terhadap Menteri Agama Baru

RABU, 23 OKTOBER 2019 | 12:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Gerindra pesimis dengan penunjukan Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi sebagai Menteri Agama pada Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Ketua DPP Partai Gerindra, Sodik Mudjahid mengatakan keraguan itu muncul karena Fachrul tidak memiliki kompetensi yang memadai di bidang keagamaan.

"Dari sisi kemampuan mengembangkan ruang lingkup tugas Kemenag, pendidikan, Bimas Agama, Haji dan Umrah serta Balitbang kita pesimis, karena jauh dari bidang dan kompetesinya," ujar Sodik dalam keterangannya, Rabu (23/10).


Meski begitu, kata Sodik, sisi positif dari Fachrul dapat dioptimalkan dalam manajemen haji. Yaitu, lebih kepada soal manajemen mobilisasi jamaah, soal pondokan, katering dan keamanan.

"Sebagai seorang jenderal, FR pasti handal dalam mobilisasi pasukan dan peralatan," ungkap anggota DPR ini.

Sodik juga menaruh optimis kepada Fachrul dengan sifat Kemenag yang aparatnya vertikal sampai ke tingkat kecamatan-kecamatan.

"Sebagai jendral, FR pasti punya kemampuan menata sampai unit pasukan paling bawah atau paling kecil," katanya.

Kemudian, dari sisi reformasi birokrasi, Sodik sangat berharap kepada Fachrul sebagai seorang militer bisa tegas, berani dan melakukan perombakan mental serta kultur kinerja.

Sebab, menurutnya, Kemenag selama ini paling lemah reformasi birokrasi dan kultur birokrasinya sangat feodal.

Tetapi, catatan khusus kepada mantan Wakil Panglima TNI itu adalah masalah radikalisme. Sodik khawatir sebagai seorang militer, Fachrul akan melakukan pendekatan militeris terhadap rakyat yang dicurigai sebagai kaum radikal.

"FR diharapkan melakukan pendekatan dialog dan edukatif," demikian Sodik.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya