Berita

Selir Thailand Sineenat Wongvajirapakdi/Net

Dunia

Raja Thailand Copot Semua Gelar Selir Sineenat, Ini Alasannya

SELASA, 22 OKTOBER 2019 | 09:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn menanggalkan semua gelar selir Sineenat Wongvajirapakdi. Hal itu diumumkan oleh pihak kerajaan awal pekan ini dalam sebuah perintah karena ketidaksetiaannya pada raja dan ambisinya untuk menyamakan diri dengan posisi permaisuri.
Padahal Sineenat, yang dikenal dengan julukan "Koi", baru dianugerahi gelar pada ulang tahun ke-67 raja pada 28 Juli lalu.

Beberapa hari setelah itu, pihak istana merilis gambar Sineenat yang berambut pendek dalam seragam tempur menembakkan senjata, menerbangkan jet dan bersiap-siap untuk terjun payung dari pesawat, serta memegang tangan raja.

Namun kemesraan itu berbalik awal pekan ini. Pihak kerajaan dalam perintah memutuskan bahwa Sineenat dipecat dari pangkat Chao Khun Phra karena ketidaksetiaan kepada raja serta bertindak menentang penunjukan Permaisuri Suthida untuk ambisinya sendiri.

Namun kemesraan itu berbalik awal pekan ini. Pihak kerajaan dalam perintah memutuskan bahwa Sineenat dipecat dari pangkat Chao Khun Phra karena ketidaksetiaan kepada raja serta bertindak menentang penunjukan Permaisuri Suthida untuk ambisinya sendiri.

"(Tindakan Koi) tidak memberi hormat kepada raja dan tidak mengerti tradisi kerajaan. Tindakannya adalah untuk keuntungan dirinya sendiri," kata pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa dia berusaha meningkatkan posisinya hingga sama dengan Permaisuri Suthida, seperti dimuat Al Jazeera.

Monarki Thailand diketahui dilindungi oleh undang-undang pencemaran nama baik yang keras. Karena itulah, membuat diskusi terbuka tentang institusi untuk publik dan media yang berbasis di dalam negeri semuanya mustahil dilakukan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya