Berita

Menlu China Wang Yi/AFP

Dunia

Menlu China: Kekerasan Di Hong Kong Ditunggangi Pasukan Asing

SELASA, 22 OKTOBER 2019 | 07:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mengecam kekerasan yang terjadi di tengah gelombang unjuk rasa di Hong Kong beberapa waktu belakangan ini.

Dia menekankan bahwa kekerasan semacam itu tidak dapat diterima dan mengklaim bahwa aksi tersebut telah didorong oleh pasukan asing.

"Apa yang terjadi di Hong Kong saat ini sama sekali bukan protes damai," kata Wang Yi dalam sebuah wawancara dengan AFP di Paris awal pekan ini.


"Ini kekerasan murni dan sederhana. Ini adalah tindakan yang tidak dapat diterima di negara mana pun," tambahnya.

Dia menuduh para demonstran menyerang polisi dan orang yang lewat serta melumpuhkan transportasi Hong Kong.

"Ada pasukan asing yang mendorong kekerasan semacam ini di jalanan dengan tujuan mengacaukan Hong Kong, menabur kekacauan, untuk memusnahkan kemajuan bersejarah yang dibuat sejak kebijakan satu sistem dua negara diterapkan," kata Wang.

Namun Wang memastikan bahwa tindakan tersebut tidak akan pernah berhasil.

"(Dengan) dukungan dari Beijing, Hong Kong akan terus menerapkan formula satu-negara-dua-sistem," tegas Wang.

Dalam wawancara yang sama, Wang juga menyerang media asing karena menyebut aksi di Hong Kong adalah demokratis dan damai. Dia menuduh media-media semacam itu mengabaikan kenyataan.

"(Outlet media ini) tidak ragu-ragu untuk menggambarkan tindakan polisi sebagai kekerasan. Jika tuduhan seperti itu dapat dianggap sebagai kenyataan, bagaimana kita bisa membayangkan bahwa masih ada keadilan di dunia ini?" tuturnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya