Berita

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako/CNA

Dunia

Kaisar Naruhito Resmi Dinobatkan Hari Ini, Begini Prosesinya

SELASA, 22 OKTOBER 2019 | 06:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kaisar baru Jepang Naruhito secara resmi akan dinobatkan dan mengumumkan kenaikannya ke atas takhta pada hari ini (Selasa, 22/10) dalam sebuah upacara ritual.

Naruhito sendiri telah mengemban tugasnya sebagai kaisar baru dengan era baru yang disebut Reiwa pada tanggal 1 Mei lalu, selang sehari setelah sang ayah turun tahta.

Namun transisi tersebut tidak lengkap sampai peran barunya secara resmi diumumkan ke publik dalam serangkaian acara yang akan dihadiri oleh pejabat asing dari lebih dari 180 negara, termasuk Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin.


Upacara ritual penobatan dimulai sejak pagi dengan ritual yang dilakukan di balik pintu tertutup di mana Naruhito akan "melaporkan" proklamasi kepada para dewa dan leluhurnya dalam dinasti kerajaan kuno.

Beberapa jam kemudian, dia dan istrinya, Permaisuri Masako akan muncul di acara utama di aula Istana Kekaisaran, Kamar Pine.

Naruhito dengan mengenakan pakaian seremonial yang didominasi oleh jubah luar berlapis berwarna cokelat emas, akan menyatakan penobatannya dari tahta "Takamikura".

Sedangkan Permaisuri Masako akan mengenakan pakaian yang dikenal sebagai "junihitoe" atau jubah berlapis-lapis, dan berada bersama kaisar di atas takhta.

Upacara akan dilakukan di hadapan pedang dan permata kuno, yang merupakan bagian dari regalia kekaisaran yang dikatakan telah diturunkan oleh seorang dewi dan dianggap sebagai bukti penting dari legitimasi seorang kaisar.

Dikabarkan Channel News Asia, setelah kaisar selesai berbicara di hadapan para undangan yang hadir, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan berseru "banzai" sebanyak tiga kali untuk menyelesaikan prosesnya.

Namun upacara penobatan tidak akan dilanjutkan dengan parade karena parade ditunda hingga tanggal 10 November mendatang. Namun akan ada jamuan untuk pejabat asing dan perwakilan pemerintah daerah, bersama dengan pesta teh di kediaman kerajaan pada hari berikutnya.

Selain itu, Abe juga akan menyelenggarakan jamuan untuk 900 pemimpin dan delegasi asing di hotel Tokyo.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya