Berita

Ilham Habibie/RMOL

Politik

Ilham Habibie: Indonesia Memang Perlu Kembangkan SDM

SENIN, 21 OKTOBER 2019 | 23:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indonesia akan mampu bersaing dengan negara-negara berkembang lain jika sumber daya manusianya juga ikut berkembang.

Setidaknya begitu pandangan yang disampaikan putra pertama mendiang Baharudin Jusuf Habibie, Ilham Habibie usai menjadi pembicara di acara Sarasehan Kebangsaan, Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Senin (21/10).

Ilham menyampaikan, ada berbagai bidang yang bisa mengembangkan potensi Indonesia di mata dunia. Hal ini sejalan dengan fokus pemerintah dalam lima tahun ke depan.


“Ada satu bidang yang mungkin secara strategis itu penting, yaitu SDM berkaitan dengan 4.0,” ucapnya di lokasi.

Ia pun menyinggung salah satu studi perusahaan terkemuka dalam bidang SDM bernama Kern and Federal America. Studi tersebut menunjukkan seluruh negara seperti Amerika dan China akan kekurangan SDM, kecuali India.

“Dan itu surplus di tahun 2030 ke atas, dia (India) masih tetap punya kelebihan orang karena itu akan sangat diperlukan untuk revolusi 4.0 di bidang industri pendidikan, pemerintahan, semua bisa di 4.0,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, saat ini data merupakan aset terbesar dibandingkan investasi lainnya. Sehingga dengan adanya SDM yang mumpuni akan dapat menyerap tenaga kerja untuk mengolah data menjadi pemasukan dana.

“Data itu perlu ada yang mengumpulkannya, mengolahnya yang membuat analisanya, yang menerapkannya. Itu yang perlu ada orang IT, insinyur. Bukan saja yang teknik, tapi juga yang lain-lain. Jadi semua terkait itu,” paparnya.

“Itu satu bidang yang diperlukan, kalau yang lain umumlah. Memang teknik itu banyak yang diperlukan, tapi bukan itu saja. Perlu misalnya orang yang mengerti pemasaran, media, dan terkait dengan teknologi tersebut dan sebagainya,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya