Berita

Carrie Lam (perempuan)/Net

Dunia

Redam Ketegangan, Carrie Lam Kunjungi Masjid Kowloon Yang Kena Semprot Polisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 | 15:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Hong Kong bergerak cepat dalam meredam potensi ketegangan dengan komunitas muslim. Sebuah masjid di Kowloon yang terkena semprotan meriam air polisi bisa menjadi pemicu ketegangan tersebut.

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam langsung berkunjung ke masjid yang sempat berubah menjadi biru karena semprotan polisi tersebut pada Senin (21/10).

Lam datang bersama dengan Kepala Polisi Stephen Lo melakukan kunjungan singkat ke Masjid Kowloon diiringi para penjaga keamanan. Dalam kunjungan selama 20 menit tersebut, Lam dan Lo bertemu dengan perwakilan masjid.


Menurut penuturan Imam Masjid, Muhammad Arshad, keduanya datang untuk meminta maaf perihal insiden meriam air. Mereka juga berharap dapat hidup berdampingan dengan damai bersama komunitas Islam.

Perwakilan Masjid kemudian berterima kasih kepada jamaah dan warga Hong Kong yang telah berbondong-bondong membersihkan masjid segera setelah insiden kemarin.

Pada Minggu (20/10), dalam sebuah video di media sosial, ketika terjadi aksi kejar-kejaran antara pengunjuk rasa dan petugas keamanan, terlihat sebuah truk berhenti di depan masjid dan kemudian menyemprotkan air berwarna biru tua.

Setelah unjuk rasa berakhir, beberapa demonstran kemudian membantu membersihkan masjid.

Polisi mengatakan masjid itu secara tidak sengaja terkena semprot. Mereka menegaskan, menghormati kebebasan beragama dan akan berusaha untuk melindungi semua tempat ibadah.

Masjid Kowloon sendiri dibangun pada akhir abad ke-19 untuk tentara Muslim dari India yang dikuasai Inggris. Hingga saat ini, Masjid Kowloon telah menjadi pusat komunitas Muslim di Hong Kong yang berjumlah 300.000 orang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya