Berita

Presiden Jokowi dan istri menerima kedatangan PM Morrison dan istri/Net

Politik

Resmi Dilantik Jadi Presiden, Jokowi Akui Alami Hari Yang Panjang Dan Padat

SENIN, 21 OKTOBER 2019 | 10:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kemarin adalah hari yang panjang dan padat. Bukan karena pelantikan presiden dan wakil presiden semata-mata. Tapi karena kedatangan tamu-tamu penting, para kepala negara dan kepala pemerintahan, serta utusan khusus negara-negara sahabat.

Demikian yang diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo selepas pelantikan yang dilansir redaksi dari akun media sosial pribadinya, Senin (21/10). Lebih lanjut, Jokowi yang baru melaksanakan sehari menjalankan tugas di periode kedua ini juga mengucapkan terima kasih atas ucapan selamat dan kehadiran para tamu terhormat tersebut.

Seperti yang diketahui, pada upacara pelantikan Minggu kemarin (20/10), Jokowi mendapat banyak tamu VVIP dan VIP mancanegara. Pada Minggu pagi di Istana Merdeka, Jokowi menerima beberapa tamu sebelum pergi ke Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Senayan.


Kunjungan kehormatan tersebut dilakukan oleh Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Perdana Menteri Republik Singapura Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, dan Raja Eswatini Mswati III.

Sementara itu setelah pelantikan, pada malam harinya, Jokowi juga menjamu sejumlah tamu kehormatan. Seperti Wakil Presiden Republik Rakyat Tiongkok Wang Qishan, Wakil Presiden Vietnam Dang Thi Ngoc Thinh, dan Wakil Presiden Myanmar Henry Van Thio.

Tidak hanya kepala negara dan kepala pemerintahan, dalam seremoni sakral kemarin juga Jokowi menerima berbagai utusan khusus yang dikirim langsung oleh pemimpin negara masing-masing. Seperti Utusan Khusus Presiden Korea Selatan Noh Young-min.

Selain itu, masih ada Utusan Khusus Presiden Filipina Theodoro Locsin Jr., Utusan Khusus Perdana Menteri Jepang Nakayama Norihiro, Utusan Khusus Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Nahyan Mabarak Al Nahyan, dan Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat Elaine L. Chao.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya