Berita

Presiden Joko Widodo saat pelantikan/Net

Politik

Jokowi Akui Ada Kelompok Asal Bapak Senang Di Lingkaran Pemerintah

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 | 17:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ungkapan “asal bapak senang (ABS)” dalam birokrasi pemerintahan nyatanya bukan sekadar isapan jempol belaka.

Presiden Joko Widodo bahkan membenarkan langsung keberadaan kelompok ABS di lingkaran pemerintah saat memberi sambutan usai dilantik sebagai presiden bersama Wakil Presiden Maruf Amin.

"Seringkali birokrasi melaporkan bahwa program sudah dijalankan, anggaran telah dibelanjakan, dan laporan akuntabilitas telah selesai. Kalau ditanya, jawabnya “Program sudah terlaksana Pak”,” ujar Jokowi di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10).


Tetapi, kata Jokowi, saat laporan dari bawahannya itu dilakukan pengecekan di lapangan. Nyatanya, banyak manfaat program yang belum dirasakan masyarakat.

"Setelah dicek di lapangan, setelah saya tanya ke rakyat, ternyata masyarakat belum menerima manfaat. Ternyata rakyat belum merasakan hasilnya," jelasnya.

Jokowi memberikan perumpamaan program kerja sebagaimana mengirim pesan dalam pesan singkat seluler. Dimana dalam perangkat seluler pesan harus terkirim dan diterima.

Dalam sistem birokrasi, kata dia, pemerintah harus memastikan program diterima manfaatnya oleh masyarakat dan tidak sekedar dikirim begitu saja.

"Tugas kita itu menjamin delivered, bukan hanya menjamin sent. Saya tidak mau birokrasi pekerjaannya hanya sending-sending saja," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya