Berita

Kantor LBH Medan mendapat teror bom molotov/RMOLSumut

Hukum

Kantor LBH Medan Dilempar Molotov, Pelakunya Masih Dikejar Polisi

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 | 01:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Upaya kekerasan dan ancaman kembali diarahkan kepada lembaga nonpemerintah. Seperti yang dialami Kantor LBH Medan pada Sabtu kemarin (19/10).

Aksi teror berupa pelemparan bom molotov diarahkan ke Kantor LBH Medan di Jalan Hindu pada Sabtu pagi (19/10). Pihak kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP) siang harinya usai mendapat laporan.

Tim Inafis Polrestabes Medan yang tiba di Kantor LBH Medan sekitar pukul 13.30 WIB langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Tidak hanya Tim Inafis, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto juga tampak di lokasi.


Eko Hartanto mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut pada Sabtu pagi, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. “Kasus ini masih kami dalami,” katanya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang terpasang di sekitar lokasi, pelaku pelemparan diketahui berjumlah dua orang. Selepas melempar molotov, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Jalan Imam Bonjol.

Sementara untuk identitas pelaku tersebut, Eko menjelaskan bahwa sampai saat ini belum diketahui. “Masih kita selidiki,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Buruh dan Miskin Kota LBH Medan, Maswan Tambak menuturkan bahwa pelemparan bom molotov itu sebagai bentuk teror terhadap lembaga yang konsen terhadap isu-isu HAM itu.

“Kami minta polisi mengusut tuntas tahun ini. Pelakunya juga segera ditangkap dan diungkap ke publik,” tegasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya