Berita

Puteri Anetta Komarudin/RMOL

Politik

Golkar Percaya Pemerintahan Kedua Jokowi Akan Lebih Baik

SABTU, 19 OKTOBER 2019 | 06:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Golkar memastikan akan memberi dukungan penuh kepada Presiden Joko Widodo dalam setiap kebijakan ekonomi politik. Golkar juga memastikan mendukung penuh setiap langkah terobosan kebijakan yang diambil Presiden.

Politisi muda Golkar Puteri Anetta Komarudin mengatakan, selama menjabat di periode pertama, Jokowi dinilai sudah banyak menghasilkan capaian positif. Terutama dari sisi pembangunan infrastruktur.

"Selama menjabat satu periode kemarin Pak Jokowi kebijakan ekonominya banyak menghasilkan hal baik. Seperti pengendalian inflasi, nilai tukar rupiah juga relatif stabil, walaupun ada gejolak ekonomi global," ujar Puteri kepada media, Sabtu (19/10).


Anggota DPR ini menilai, memang di akhir periode pertama, ekonomi menghadapi tantangan terutama dari faktor global. Misal perang dagang, juga perlambatan ekonomi global. Namun, di bawah Jokowi, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa terjaga di angka 5 persen, dan berpeluang semakin naik di periode kedua.

Karena itu, dia juga optimis apa yang sudah dicapai akan terus bisa ditingkatkan oleh para menteri di periode kedua. Menurut dia, dengan kebijakan ekonomi sekarang, Jokowi dan jajaran menterinya nanti sudah mengevaluasi performa di periode pertama dan nantinya akan disesuaikan dengan ekonomi global di periode pemerintahan berikutnya.

"Kami dari Golkar akan terus mendukung dan menganalisa kebutuhan-kebutuhan dari bentuk legislasi dan pengawasan serta alokasi anggaran dari setiap pos-posya, sehingga nanti pertumbuhan ekonomi kita bisa lebih dari 5 persen," tegas Puteri.

Dia menambahkan, dalam penyusunan kabinet, Golkar percaya penuh kepada Presiden dan sudah memberi masukan baik dari sisi nama maupun program prioritas.

"Itu adalah hak preogratif Presiden, Ketua Umum Golkar sudah menyampaikan kepada Pak Jokowi nama-nama yang menurut beliau sesuai untuk menjadi menteri," demikian Puteri.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya