Berita

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Christina Aryani/Net

Politik

Pelantikan Jokowi-Maruf Harus Disambut Dengan Suka Cita

JUMAT, 18 OKTOBER 2019 | 18:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Potensi gangguan keamanan saat pelantikan memang kecil. Tapi hal tersebut tetap harus diantisipasi sehingga tidak melebar dan merusak acara pesta demokrasi.

Atas alasan itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Christina Aryani mengajak masyarakat untuk menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan pelantikan Joko Widodo-Maruf Amin pada Minggu (20/10) mendatang.

"Saya mengimbau, sebagai bangsa besar marilah bersama-sama kita sambut pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden besok dengan khidmat," ujarnya kepada wartawan, Jumat (18/10).


Pelantikan presiden-wakil presiden, sambungnya, merupakan puncak dari pesta demokrasi yang telah  berlangsung dengan baik dan menjadi ruang konstitusional seluruh masyarakat. Untuk itu, menjadi penting acara memastikan pengambilan sumpah jabatan Jokowi-Maruf berlangsung lancar, aman dan damai.

"Mari kita sambut bersama pelantikan Jokowi-Maruf dengan suka cita," terangnya.

Dia meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak turun aksi saat pelantikan digelar. Sebab aksi yang digelar bakal rawan disusupi pihak-pihak lain yang punya kepentingan mengganggu kondusivitas ibukota.

Masyarakat juga harus patuh pada diskresi kepolisian yang tidak memberi izin demonstrasi hingga hari pelantikan.

“Ini diskresi kepolisian yang menurut saya tepat diambil semata-mata untuk mencegah penyusupan dalam demo yang kita paham betul sangat mungkin terjadi," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya