Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Menteri Ekonomi Selanjutnya Harus Punya Visi Industrialisasi, Jangan Seperti Yang Sekarang

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 20:33 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Presiden Joko Widodo disarankan merekrut calon menteri untuk jajaran ekonomi yang memiliki visi industrialiasi. Pasalnya, industrialisasi penting untuk pertumbuhan ekonomi, ditambah Indonesia akan dihadapi pada bonus demografi.

Ekonom Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Fachru N. Bakarudin mengatakan, menteri-menteri di jajaran ekonomi pada pemerintahan periode kedua harus memiliki pendekatan baru, pendekatan yang berorientasi industrialisasi.

"Karena yang menggerakkan pertumbuhan (ekonomi) hanya industrialisasi," kata Fahcru saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/10).


Menurut Fachru, jajaran menteri ekonomi saat ini orientasinya tidak pada industrialisasi, akibatnya pertumbuhan ekonomi stagnan atau mandek.

"Menteri yang sekarang belum punya visi industrialisasi," pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam lima tahun terakhir pemerintahan Joko Widodo, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya di angka 5 persen. Hal ini jauh dari harapan dan target pemerintah sendiri.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya