Berita

Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) di Pendopo Sandiaga/RMOL

Politik

Selama Libur Politik, Sandiaga Ternyata Tetap Kerja Senyap

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 13:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada alasan tersendiri di balik kembalinya Sandiaga Salahuddin Uno ke Parta Gerindra. Sandi memilih kembali ke Gerindra di saat menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

Salah satu alasan yang diungkap adalah ingin rehat sejenak dari aktifitas politik. Namun ternyata, ia tak sepenuhnya rehat.

“Karena ini adalah enam bulan persis setelah 17 April liburannya, break-nya. Saya sebetulnya enam bulan itu berkontemplasi, banyak bergerak keliling Indonesia ketemu relawan, masyarakat bebas,” ungkap Sandiaga di Pendopo Sandiaga, Jalan Pulombengkang, Senopati, Kamis (17/10).


Tak hanya di dalam negeri, dalam kurun waktu enam bulan tersebut Sandi juga menemui sejumlah petinggi negara sahabat, salah satunya Perdana Menteri Victor Orban yang telah mengundangnya ke Hongaria sejak tujuh tahun lalu.

“Undangannya sudah hampir tujuh tahun beliau mengundang saya ke Budapest, baru bisa kemarin,” tambahnya.

Sandiaga juga memanfaatkan momen enam bulan kontemplasi dengan liburan romantis bersama keluarganya ke Korea. Bahkan di sela-sela liburannya, ia disibukkan dengan OK OCE serta Rumah Siap Kerja yang tak lain salah satu program andalannya.

“Jadi banyak kegiatan, terus juga planning dan initial relaunching dari OK OCE Indonesia dan Indonesia Siap Kerja juga rampung kemaren selama enam bulan," jelasnya.

Selama enam bulan hibernasi dari dunia politik, Sandiaga kembali dengan energi baru bersama Gerindra.

“Pak Prabowo sudah ngajak juga, nah ini saat yang tepat kemarin kami sepakat bahwa rapimnas dan apel kader ini jadi momentum saya kembali ke Gerindra,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya