Berita

Hubungan AS dan China masih saja labil/Net

Dunia

Kembali Memanas, Akses Diplomat China Di AS Kini Makin Dibatasi

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 10:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hubungan China dan Amerika Serikat semakin tidak dapat diprediksi. Setelah kedua negara menunjukkan niat baik dengan menyepakati kesepakatan dagang tahap awal, kini justru hubungan mereka kembali memanas.

Pasalnya, seperti yang dimuat Reuters, AS memperketat aturan bagi diplomat China yang berada di negara mereka. Sekarang, diplomat China yang memiliki kepentingan atau ingin bertemu dengan pemangku kepentingan, baik di pusat maupun negara bagian harus melapor lebih dahulu ke Departemen Luar Negeri AS.

"Tindakan ini merupakan respons terhadap apa yang dilakukan pemerintah China untuk membatasi interaksi yang bisa dilakukan diplomat kita di China dengan para pemangku kepentingan China," ujar seorang pejabat di Departemen Luar Negeri AS, Rabu (16/10).


"Apa yang kami coba lakukan adalah seperti sebuah situasi timbal balik. Semoga dengan hal ini, pemerintah China memberikan akses yang lebih besar ke diplomat kami di China," tambahnya.

Merespons hal ini, Kedutaan Besar China di Washington mengatakan langkah pembatasan tersebut telah melanggar Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik.

"Sejauh ini, pihak China tidak memiliki persyaratan serupa kepada diplomat Amerika dan pejabat konsuler di China," tulis Kedubes China melalui Twitter.

Meski demikian, Departemen Lular Negeri AS menyatakan tidak ada konsekuensi yang berat jika diplomat China tidak mematuhi persyaratan yang mulai berlaku sejak Rabu (16/10) kemarin itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya