Berita

Rully Said/RMOL

Politik

Dukung Pembangunan Wilayah Indonesia Timur, PIT Beri Rekomendasi Nama Menteri Untuk Jokowi

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 09:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Harus diakui kawasan Indonesia Timur punya nilai strategis dan ekonomis bagi Indonesia. Karena di wilayah yang terdiri dari sekitar 13 provinsi itu kaya sumber daya alam.

Dengan kondisi seperti itu sudah sepatutnya wilayah Indonesia Timur mendapat perhatian serius dari pemerintah. Karena itu, Perhimpunan Indonesia Timur (PIT) terus fokus mengawal pembangunan kawasan ini untuk memberi manfaat bagi Indonesia.

Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019, PIT pun memberikan dukungan penuh terhadap Presiden Jokowi untuk menyelesaikan program lanjutan untuk lima tahun ke depan.


Dalam konteks itu, PIT merekomendasikan beberapa hal yang bersifat urgen dan memerlukan penyelesaian secara cepat dan cermat oleh Presiden. Termasuk memberikan rekomendasi nama-nama menteri asal Indonesia Timur yang bisa membantu Jokowi dalam menjalankan seluruh program kerjanya:

Berikut pernyataan sikap dan rekomendasi PIT untuk Jokowi:
1.  Presiden Jokowi sangatlah tanggap menyikapi persoalan pengungsi gempa Lombok NTB, pengungsi Wamena, dan pengungsi Gempa Maluku, namun disayangkan instansi terkait yang diberikan kewenangan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut di atas sangatlah lamban dan tidak membuahkan suatu hasil yang sesuai harapan masyarakat di kawasan timur Indonesia.

2.  PIT mengusulkan dibentuk tim rekonsialisasi melibatkan tokoh ada setempat, tokoh lintas agama, dan Tokoh Nasional yang independen, dalam melakukan rekonsiliasi pemulihan di Wamena.

2. Penyelesaian pengungsi Maluku harus bersifat menyeluruh, dan sesuai dengan kondisi objektif pengungsi yang berada di kamp pengungsi, dalam waktu yang cepat dan cermat.

3. Penyelesaian kasus penembakan dua mahasiswa di Kendari harus transparan dan pelakunya dapat disanksi sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

4. Carut marut kondisi pertambangan di Freport Papua, Di Sulawesi Tenggara, di Maluku Utara, di mana telah dibanjiri oleh tenaga kerja asing haruslah segera ditertibkan, dan mendahulukan kepentingan pencari kerja dan tenaga kerja lokal.

5. Untuk membantu mensukseskan Program Presiden Jokowi lima tahun ke depan, maka kami mengusulkan Tokoh-Tokoh kawasan yang memiliki kemampuan, loyal dan berintegritas untuk masuk mengisi kabinet Jokowi Maruf, di pos-pos menteri dan wakil menteri yang terkait dengan kawasan timur indonesia. Misalnya kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian PUPR, Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal, Kementrian Pariwisata baik sebagai menteri dan ataupun sebagai calon wakil menteri.

6. Mengusulkan dibentuk suatu Badan setingkat menteri yang dinamakan Badan Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia, yang bertugas membantu Presiden dalam melaksanakan program Presiden di kawasan timur secara terintegrasi dan menyeluruh.

Berikut nama-nama usulan/rekomendasi sebagai calon Menteri dan atau Wakil Menteri:
1.  Prof. Dr. La Ode Ida (Akademisi/Tokoh Kawasan Timur, Mantan Wakil Ketua DPD RI)
2. Andi Gani Nena Wea (Ketua KSPI/Tokoh buruh)
3. Prof. Dr. Alex Retrubun (unsur biraokrat/mantan wakil menteri)
4. Drs. Manuel Kaisiepo. M.H. (Tokoh Papua, Mantan Menteri PDT)
5. Dr. Muhammad Zainul Majdi. Lc. M.A. ( Mantan Gub. NTB)
6. Prof. Dr. Letjen (Purn) Syarifuddin Tippe (Unsur Purn TNI/Akademisi).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya