Berita

Panglima TNI didampingi Kapolri dalam apel gabungan pengaman pelantikan presiden dan wakil presiden/RMOL

Politik

Amanat Panglima TNI Dalam Apel Pasukan Jelang Pelantikan Presiden

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 09:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin apel gabungan personel TNI dan Polri dalam rangka mengawal proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024. Kapolri Jenderal Tito Karnavian turut hadir dalam apel gabungan ini.

Dalam amanatnya, Marsekal Hadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit yang menunjukkan profesionalitasnya dalam menjalankan tugas.

“Saya sangat bangga dan terima kasih yang tulus atas tugas tersebut yang tentu juga disertai pengorbanan keluarga di rumah, kalian telah menunjukkan profesionalisme dalam melasksanakan tugas,” kata Panglima dalam apel yang digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (17/10).


Panglima TNI juga mengingatkan sinergi TNI dan Polri agar selalu dijaga dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban pada saat proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 yang akan datang.

“Hilangkan ego sektoral yang sempit, saatnya kita berbuat untuk kepentingan lebih besar untuk bangsa dan negara,” demikian Hadi.

Dalam mengawal proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, total 30.000 pasukan TNI dan Polri disiagakan. Ribuan pasukan itu nantinya akan dibagi ke dalam beberapa ring untuk melakukan pengamanan baik yang tergelar di gedung DPR, pasukan juga digelar di tempat-tempat objek vital yang ada di Jakarta.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya