Berita

Presiden Moon Jae-in dan Presiden Joko Widodo/Net

Dunia

Makin Mesra, Indonesia-Korsel Siap Tandatangani Kesepakatan Hambatan Non Tarif

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 04:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia dan Korea Selatan semakin mengencangkan ikatan kerja sama ekonomi, terutama dalam bidang perdagangan.

Menteri Perdagangan Indonesia Enggartiasto Lukita dan Menteri Perdagangan Korea Selatan Yoo Myung-Hee menandatangani dokumen kesepakatan akhir menuju kemitraan ekonomi kedua negara di Jakarta, Rabu (16/10).

Dilaporkan The Straits Times, kedua pihak akan menggodok terlebih dahulu dokumen-dokumen hukum sebelum menandatangani secara resmi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Korea (IKCEPA).


Menurut Enggar, Indonesia berniat untuk menutup kesepakatan pada November mendatang ketika Korea Selatan menjadi tuan rumah pertemuan puncak Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Mendukung kerja sama ini, Yoo mengatakan kemitraan Indonesia dan Korea Selatan dapat meningkatkan perdagangan dua arah menjadi lebih dari 30 miliar dolar AS pada 2022 dengan penghapusan lebih banyak hambatan tarif.

Menurut data pemerintah, nilai ekspor barang Indonesia ke Korea Selatan mencapai 9,5 miliar dolar AS. Sebaliknya, nilai impornya pun mencapai 9,1 miliar dolar AS. Dengan adanya kesepakatan ini, nilai perdagangan kedua negara diharapkan meningkat sebesar 50 persen pada 2022.

Adapun produk ekspor Indonesia ke Korea Selatan seperti batubara, tembaga, kayu lapis dan timah. Sementara ekspor Korea Selatan ke Indonesia meliputi karet sintetis, produk baja datar, sirkuit elektronik, dan benang.

Selain menghilangkan hambatan tarif, kerja sama ekonomi kedua negara juga diharapkan merambah ke investasi. Indonesia sendiri meminta Korea Selatan untuk berinvestasi di sektor otomotif dan produksi ponsel pintar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya