Berita

Jokowi bersama dua bocah Papua/Net

Politik

Tokoh Papua: Jokowi Harus Pilih Menteri Dari Indonesia Timur Karena Kawasan Menang

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 03:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perhimpunan Indonesia Timur (PIT) merekomendasikan enam nama dari kawasan Indonesia Timur untuk dapat menjadi menteri di kabinet Indonesia Kerja Joko Widodo jilid II.

Salah seorang tokoh dari Papua, Roy Simbiak menyampaikan harapannya agar Jokowi dapat mengambil tokoh dari wilayah Indonesia Timur untuk dipilih menjadi menteri.

“Kita mengharapkan setidaknya harus wakil dari Indonesia timur yang mempunyai kapasitas kemampuan dan hubungan emosional dan mendapatkan kepercayaan. Tahu situasi kawasan Indomesia timur,sehingga mereka mampu membantu Jokowi mempercepat pembangunan kawasan timur,” ungkap Roy di acara pernyataan sikap PIT di Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (16/9).


Menurutnya, adanya menteri dari wilayah Indonesia Timur dapat memberikan warna baru dalam pemerintahan Jokowi. Pasalnya, Roy melihat di beberapa kementerian kabinet sekarang ini kurang begitu memahami situasi di wilayah timur.

“Sehingga kadang-kadang kebijakan mereka tidak menjawab masalah tapi menimbulkan masalah,” tambahnya.

Roy juga mengamati besarnya kemenangan Jokowi di Indonesia timur. Setidaknya di kabinet Jokowi nanti harus melibatkan beberapa tokoh atau intelektual yang dianggap mampu membantu jokowi ke depan.

“Bagaimanapun harus diakui luas wilayah RI 2/3 ada di kawasan Indonesia Timur. Pemerintahan harus seimbang antara kawasan timur dan barat jangan sampai hanya didominasi orang barat. Ini akan menimbulkan kecemburuan sosial dan akan mengganggu atau kebhinnekaan,” tandasnya.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya