Berita

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Haluoleo, Marco (jaket kuning)/Istimewa

Politik

Ketimbang Perppu, Judicial Review Lebih Tepat Untuk UU KPK

RABU, 16 OKTOBER 2019 | 22:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Judicial review merupakan jalur yang paling tepat untuk mengubah Undang-Undang KPK yang direvisi.

Menurut Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Haluoleo, Marco, judicial review akan lebih memberikan hasil yang komprehensif daripada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).

"Karena kalau Perppu ada kesan tergesa-gesa dan ditunggangi banyak kepentingan. Sedangkan judicial review bisa lebih detail dalam mengevaluasi apa saja yang kurang pas dalam UU KPK," ujar Marco kepada wartawan, Rabu (16/10).


Marco menambahkan, dalam diskusi bersama dengan pakar hukum dan sejumlah tokoh, banyak tawaran alternatif yang bisa dilakukan untuk memperkuat institusi KPK selain dengan Perppu.

"Selain judicial review, masih ada legislative review. Tapi tawaran kedua memang jarang dilakukan di Indonesia," ungkapnya.

Di sisi lain, ia mengajak seluruh mahasiswa di Indonesia untuk lebih berhati-hati dan tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu dalam kasus UU KPK.

"Sudut pandang mahasiswa dalam hal UU KPK harus lebih menggunakan kacamata akademik dan jangan sampai terjebak dengan kepentingan politik," tutupnya.

BEM UHO sebelumnya mengundang beberapa pakar hukum untuk mengadakan FGD dengan tema, polemik UU KPK antara judicial review, legislatif review dan eksekutif review (perppu). FGD tersebut dibuka langsung oleh Rektor UHO, Muhammad Zamrun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya