Berita

Jokowi dan ketum parpol koalisi/Net

Politik

PKS Prediksi Akan Ada Parpol Koalisi Jadi Oposisi Karena Sakit Hati Dengan Jokowi

RABU, 16 OKTOBER 2019 | 17:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimis akan ada partai politik lain yang bergabung menjadi oposisi pemerintahan Presiden Joko Widodo jilid II.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan jumlah parpol di barisan oposisi kemungkinan akan bertambah setelah Presiden Jokowi mengumumkan susunan kabinet.

"Sata enggak yakin (setelah) pengumuman 20 atau 21 Oktober nanti boleh jadi ada banyak yang jadi oposisi juga," ujar Mardani di Media Center DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10).


Menurutnya, kemungkinan bertambahnya jumlah parpol yang menjadi oposisi pemerintahan mendatang disebabkan oleh ketidakpuasan sejumlah parpol koalisi dengan jumlah kursi menteri.

"Ketika pengumuman kabinet tidak sesuai dengan harapan. Harapannya tiga, empat atau lima menteri, ternyata cuman satu atau enggak ada, karena itu semua hak prerogatif Presiden," jelasnya.

Sambungnya, PKS akan bertemu dengan Jokowi setelah pembentukan kabinet rampung dilaksanakan. Menurutnya, PKS akan menyampaikan dalam pertemuan itu terkait posisi oposisi yang diambil terhadap pemerintahan untuk lima tahun mendatang.

"PKS tidak dalam posisi ke Istana untuk cawe-cawe. Kalau sudah penetapan jadi Presiden, wajar setiap partai berkomunikasi tapi tetap pada posisi di luar pemerintahan atau oposisi," tukas anggota DPR itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya