Berita

Vladimir Putin dan Raja Salman/Net

Dunia

Terlihat Akrab, Presiden Putin Dan Raja Salman Teken 20 Perjanjian

SELASA, 15 OKTOBER 2019 | 15:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Rusia Vladimir Putin kembali mengunjungi Arab Saudi untuk kali pertama setelah lebih dari satu dekade terakhir. Pertemuan keduanya tampak akrab.

Dijemput dengan limusin, Putin pergi ke Istana Al-Yamamah untuk bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz as-Saud.

Setibanya di istana, Putin memberikan hadiah berupa seekor burung pemangsa betina gyrfalcon. Kemudian kedatangan Putin disambut dengan nyanyian band Saudi yang mendendangkan lagu kebangsaan Rusia.


Putin lalu menyapa para pejabat Arab Saudi sebelum akhirnya duduk di samping Raja Salman dan memulai dialog yang disiarkan di televisi. 

Al Jazeera melaporkan, dalam pertemuan tersebut Putin dan Raja Salman menandatangani perjanjian minyak dan membahas keamanan regional, terutama perselisihan antara Arab Saudi dan Iran yang baru-baru ini semakin panas dan konflik Suriah.

"Rusia melihat perluasan hubungan persahabatan dan saling menguntungkan dengan Arab Saudi sangat penting," ujar Putin memuji Raja Salman.

Dalam perjanjian minyak, keduanya membahas harga minyak dan pasar minyak dunia. Kedua belah pihak kemudian menandatangani 20 perjanjian yang meliputi nota kesepahaman di bidang energi, petrokimia, transportasi, dan kecerdasan buatan. Upacara penandatanganan sendiri dipimpin oleh Pangeran Abdulaziz bin Salman.

Sementara itu, kedua pihak juga membahas konflik di Suriah di mana Turki pekan lalu telah meluncurkan operasi militer di sana.

Rusia diketahui mendukung pemerintah Suriah yang dipimpin Presiden Bashar as-Assad, sedangkan Arab Saudi mendukung kelompok anti-pemerintah di sana.

Untuk perselisihan antara Arab Saudi dan Iran, Putin mengaku sebenarnya bisa memainkan peran positif guna mengurangi ketegangan di antara keduanya mengingat hubungan kuat Rusia dengan kedua belah pihak.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya