Berita

Banjir yang terjadi akibat topan Hagibis/CNA

Dunia

Data Terbaru, Topan Haigibis Renggut 58 Nyawa Di Jepang

SELASA, 15 OKTOBER 2019 | 06:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Topan dahshay Hagibis yang memporak-porandakan Jepang akhir pekan kemarin telah menyebabkan banyak korban jiwa. Data yang dirilis otoritas Jepang per hari ini (Selasa, 15/10), sebanyak 58 orang dinyatakan meninggal dunia.

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bisa meningkat mengingat belasan orang masih dinyatakan hilang.

"Bahkan sekarang, banyak orang masih belum ditemukan di daerah yang dilanda bencana," kata Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan pada pertemuan darurat bencana pada hari Senin (14/10).


"Unit mencoba yang terbaik untuk mencari dan menyelamatkan mereka, bekerja siang dan malam," sambungnya seperti dimuat Channel News Asia.

Abe berjanji untuk melakukan apa pun yang bisa dilakukan negara bagi para korban dan orang yang selamat. Kementerian Pertahanan Jepang bahkan memanggil 1.000 pasukan cadangan untuk bergabung dengan 31.000 pasukan aktif lainnya dalam operasi pencarian.

Topan Hagibis sendiri diketahui menghatam 36 dari 47 prefektur di negeri Sakura tersebut. Topan terbesar dalam 60 tahun terakhir itu membawa serta hujan lebat dan angin kencang yang memicu banjir serta tanah longsor.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya