Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Jelang Pelantikan Jokowi, Jejaring Intel Harus Endus Segala Ancaman Teror

SELASA, 15 OKTOBER 2019 | 03:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Usai insiden penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto yang dilakukan oleh terduga teroris Abu Rara dan istrinya FA, sebanyak 22 terduga teroris ditangkap tim Densus 88 Antiteror.

Polisi mengaku tidak akan berhenti menangkap jaringan teroris. Sebagian kalangan berspekulasi ancaman teror bisa terus terjadi hingga pelantikan presiden dan wapres terpilih Jokowi-Makruf Amin 20 Oktober mendatang.

Pengamat intelijen Diyauddin mengatakan, jelang momentum sakral kenegaraan seperti pelantikan Jokowi, ancaman teror perlu diwaspadai. Aparat intelijen negara harus mampu mengidentifikasi sel jaringan teroris di Indonesia.


"Tugas intel memberikan early warning sebelum terjadi hal yang buruk. Jejaring intel mestinya bisa mengendus baik sel-sel teror atau lone wolf yang bergerak menjelang pelantikan, kemungkinan resiko sekecil apapun harus bisa dicegah sebelum terjadi," Diyauddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (15/10).

Lebih lanjut, Diyauddin menganalisis sasaran kelompok teroris bukan hanya pelantikan Jokowi, tetapi aksi mereka dilakukan untuk menimbulkan berbagai macam ketakutan di masyarakat.

"Negara dianggap thogut, kemungkinan adanya aksi teror di momentum sakral kenegaraan bisa saja terjadi. Meski sasarannya adalah pelantikan, tidak menutup kemungkinan terjadi aksi-aksi teror di tempat lain untuk menimbulkan suasana panik," pungkasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya