Berita

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif/RMOL

Politik

KPK Hanya Bisa Berharap Jokowi Pilih Menteri Yang Bersih Dan Kapabel

SENIN, 14 OKTOBER 2019 | 13:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaruh harapan besar terkait komposisi kabinet kedua Presiden Joko Widodo. Para menteri yang akan ditunjuk diharapkan memiliki trek record baik dan spirit pemberantasan korupsi.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif kepada wartawan di Gedung C-1 KPK Lama, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (14/10).

"Kita berharap bahwa yang ditunjuk oleh Presiden adalah orang-orang yang mempunyai track record yang bagus, dari segi integritas tidak tercela, dan kita berharap bahwa memilih yang betul-betul bersih," tegas Laode.


Sekalipun, kata Laode, KPK tidak dilibatkan atau diminta masukkan dan pandangannya soal calon menteri yang bakal duduk di Kabinet Kerja jilid II. Namun, mereka berharap orang-orang yang bakal jadi menteri nanti adalah orang yang bersih dan kapabel di bidangnya.

"Kita tidak diikutkan, tetapi integritas yang baik dan kita berharap profesional di bidangnya yang dia akan kerjakan," kata Laode.

Lebih lanjut, Laode menyatakan bahwa pihaknya tidak terlalu memaksa Presiden agar KPK dilibatkan dalam memberikan pandangan. Pihaknya yakin Presiden cukup paham untuk memilih siapa saja calon pembantunya yang mendukung spirit pemberantasan korupsi.

"Kita berharap bahwa beliau cukup paham untuk mengetahui mana calon menteri yang mempunyai rekam jejak yang baik atau tidak," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya