Berita

Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno/RMOL

Politik

PAN Ogah Disebut Oposisi, Lebih Pas Sebagai Mitra Kritis Pemerintah

SENIN, 14 OKTOBER 2019 | 11:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Amanat Nasional (PAN) tidak tepat disebut sebagai oposisi, tetapi sebagai mitra kritis dari pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.

"Kita lebih pas dipandang sebagai mitra yang konstruktif, kritis dan obyektif," ujar Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/10).

Sikap PAN tersebut, kata Eddy, sudah disampaikan oleh Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan yang menegaskan partai berlambang matahari akan berada di luar pemerintahan.


Tetapi, sambung Eddy, PAN akan tetap mengawal dan memberikan dukungan pada program pemerintah yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.

"Disampaikan Pak Zulhas dalam beberapa kesempatan, PAN mendukung program-program pemerintah ke depannya, apalagi jika program tersebut pro rakyat, pro pemerataan, pro pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Lanjut anggota DPR RI ini, di manapun posisi PAN, secara garis besar akan tetap sepakat jika kepentingan publik harus diutamakan daripada kepentingan golongan.

"Kita sepakat untuk mendahulukan kepentingan publik di atas kepentingan kelompok dan golongan," demikian Eddy Soeparno.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya