Berita

Proses sertijab Dandim Kendari/Ist

Politik

Pengamat: Ada Pesan Khusus Dari Istri TNI Dalam Postingan Berujung Pencopotan

SENIN, 14 OKTOBER 2019 | 10:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Baru-baru ini pubik digegerkan dengan pencopotan tiga anggota TNI terkait dengan kasus penusukan yang dialami Menko Polhukam, Wiranto. Bahkan dua di antaranya dicopot dan ditahan lantaran postingan sang istri di sosial media.

Menurut pengamat politik dari Lembaga Analisis Politik Indonesia (API), Maksimus Ramses Lalongkoe, ada tujuan tertentu di balik unggahan istri mantan Dandim Kolonel HS dan istri Peltu YNS.

"Dalam konteks akademis komunikasi atau pesan yang disampaikan itu punya tujuan khusus karena pesan dirancang atau disusun untuk suatu tujuan," kata Ramses kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/10).


Hal inilah yang menurutnya perlu digali lebih dalam oleh aparat, termasuk Polri yang menerima laporan dugaan pelanggaran UU ITE.

"Termasuk dugaan adanya motif politik di balik itu yang mesti digali dari sang komunikator atau pelaku pembuat pesan," sambungnya.

Di sisi lain, ada kemungkinan para istri anggota TNI tersebut tak tahu kode etik atau norma dan aturan yang melekat di internal TNI, sehingga muncul postingan di sosial media yang dianggap merusak citra kenetralan TNI.

"Namun kalau kita lihat pesan yang beredar di medsos itu kan kelihatannya dia juga ngotot membela pernyataannya saat ada pihak yang memprotes. Itu artinya dia sadar ucapannya, hanya apakah dia tahu (salah) atau tidak soal aturan, ya perlu nanya ke dia (pelaku)," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya