Berita

Foto: Net

Dunia

Cuci Tangan, AS Tarik Sisa 1.000 Pasukan Dari Suriah Utara

SENIN, 14 OKTOBER 2019 | 09:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seiring makin kompleks dan intensifnya konflik, Amerika Serikat memutuskan untuk menarik sisa pasukan yang berada di Suriah Utara.

Dilansir dari Reuters, Menteri Pertahanan AS, Mike Esper menyebut setidaknya ada 1.000 tentara AS yang bakal ditarik dari Suriah Utara dalam beberapa hari ke depan.

Keputusan AS ini juga diduga karena Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang selama ini menjadi sekutu AS membuat kesepakatan dengan Rusia dan Suriah untuk melawan serangan Turki.


Hal ini dilihat dengan adanya pengerahan tentara Suriah ke sepanjang perbatasan Turki. Menurut SDF, pengerahan ini bertujuan untuk memukul mundur tentara Turki dan membebaskan daerah-daerah yang telah dikuasai.

Kepergian AS sendiri menunjukkan bahwa negara paman sam itu telah mengurangi pengaruhnya di Suriah dan melepaskan kebijakan menurunkan Presiden Bashar al-Assad dari kekuasaan.

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump juga menarik sekitar 50 operasi khusus dari 2 pos terdepan di Suriah Utara. Keputusan ini muncul setelah Turki menunjukkan niatnya untuk memberlakukan operasi militer terhadap militan Kurdi.

Operasi militer ini dilakukan Turki untuk menciptakan zona aman dan menetralisir militan Kurdi, YPG yang menjadi sekutu utama SDF, pemberontak antipemerintah yang didukung oleh AS.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya