Berita

Suasana Sertijap Kolonel Hendi Suhendi/Ist

Politik

Bukan Terpapar Radikalisme, Komentar Istri Kolonel Hendi Karena Efek Pilpres 2019

SENIN, 14 OKTOBER 2019 | 05:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kolonel Hendi Suhendi diberhentikan karena postingan istrinya terkait insiden penikaman Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Pandeglang, Banten.

Hendi Suhendi sendiri baru menjabat sekitar tiga bulan menggantikan Letkol Fajar Lutvi Haris Wijaya.

Selain dijatuhi hukuman disiplin pemberhentian dari jabatan Kodim 1417 Kendari, Hendi juga diganjar sanksi militer berupa penahanan ringan selama 14 hari.


Direktur Eksekutif Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menilai komentar istri eks Dandim Kendari Kolonel Hendi di FB bukan penanda radikalisme. Menurutnya, sikap istri Kolonel Hendi adalah bagian dari resido pasca pemilihan presiden yang terus berlanjut hingga saat ini.

"Menurut saya bukan penanda paparan radikalisme itu nyata. Kenyinyiran pro-kontra memang berkembang menjadi problem etika dan empati di media sosial. Itu fenomena umum, bukan hanya di lingkungan TNI," demikiaj kata Khiarul Fahmi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/10).

Lebih lanjut, Khairul menyebut tindakan istri perwira menengah itu lebih mengindikasikan bahwa sikap politiknya memang berseberangan dengan pemenang pilpres kemarin yakni Joko Widodo.

"Pernyataan isteri perwira TNI di medsos itu, meski bisa dipermasalahkan secara etika, namun itu bukan penanda radikalisme. Itu sekadar cerminan preferensi dan sikap politik dari yang bersangkutan," pungks Khairul Fahmi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya