Berita

Budi Gunawan (tengah) saat mempertemukan Joko Widodo dan Prabowo di Stasiun MRT/Net

Politik

Arief Poyuono: Infrastruktur Lancar Tidak Lepas Dari Tangan Dingin Budi Gunawan

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 | 17:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan selama masa pertama Presiden Joko Widodo menjabat berjalan mulus. Setidaknya, publik tidak lagi mendengar ada konflik sosial mengani masalah pembebasan lahan untuk kepentingan infrastruktur.

Waketum DPP Gerindra, Arief Poyuono menilai semua itu terjadi tidak lepas dari kinerja Badan Intelijen Negara di bawah komando Jenderal (purn) Budi Gunawan yang ciamik.

Arief yakin, BIN melakukan banyak penyerapan aspirasi secara langsung ke masyarakat sebelum pembangunan infrastruktur. Serapan aspirasi ini kemudian disampaikan secara jujur kepada Presiden Joko Widodo untuk menjadi bahan pertimbangan.


Dengan kata lain, sambung Arief, BIN telah melakukan fungsi intelijen dalam melakukan penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan aspirasi selama pra pembangunan Infrastruktur.  

“Tujuan giat itu adalah mendeteksi, mengidentifikasi, menilai, menganalisis, menafsirkan akan adanya potensi hambatan,” urainya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

BIN berhasil memberikan peringatan dini pada pemerintah untuk mengantisipasi berbagai potensi konflik sosial saat pembangunan. Alhasil, informasi yang jujur diberikan itu jadi rujukan yang akurat saat pemerintah mengambil kebijakan.

Artinya, sambung Arief, Budi Gunawan berhasil membawa BIN memposisikan Presiden Joko Widodo sebagai “single client”.

“Ini juga menunjukan bagaimana Budi Gunawan menjadikan BIN sebagai garis terdepan untuk mengamankan dan mengeksekusi kebijakan-kebijakan program pembangunan Infrastruktur Joko Widodo. Secara senyap, namun cepat dan akurat,” tegasnya.

Keberhasilan BIN tidak hanya tercitra dari kesuksesan infrastruktur. Tapi juga bisa dilihat dari polarisasi Pemilu 2019 yang kini mulai redam.

Dalam hal ini, Budi Gunawan berhasil menyatukan dua orang yang berseteru di pilpres, yaitu Presiden Joko Widodo dan sang rival, Prabowo Subianto.

“Polarisasi di masyatakat dapat disatukan kembali lewat kerja Budi Gunawan yang berhasil menjembatani pertemuan Joko Widodo Dan Prabowo,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya