Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Rocky Gerung: Kalau Saya Jadi Presiden, Akan Saya Copot Kepala BIN

SABTU, 12 OKTOBER 2019 | 21:02 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kasus penusukan yang menimpa Menko Polhukam, Wiranto adalah cerminan Badan Intelijen Negara (BIN) kecolongan. Hal itu merujuk pada pernyataan Kepala BIN, Budi Gunawan yang mengaku sudah mengendus pelaku penusukan Wiranto sejak tiga bulan sebelumnya.

Terlebih, tersangka bernama Syahrial Alamsyah (SA) alias Abu Rara dan istrinya Fitria Andriana bisa berbaur dengan masyarakat lain saat menyambut Wiranto, sesaat sebelum insiden penusukan.

Demikian yang disampaikan pengamat politik Rocky Gerung dalam program Sarita, sarinya berita yang dipandu presenter Rahma Sarita di Realita TV, Sabtu (12/10).


Ia juga menyoroti klaim aparat kepolisian dan BIN yang langsung melabeli pelaku sebagai jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Bagaimana BIN menyatakan bahwa tersangka adalah anggota JAD dengan cepat?" kata Rocky Gerung.

"Kalau memang dia sudah terdeteksi sebagai sel dari JAD, seharusnya sebelum pisau itu menusuk Pak Wiranto, tersangka sudah ketahuan dan bisa diamankan,” sambungnya.

Oleh karenanya, ia berpandangan insiden tersebut menjadi kritikan pedas bagi BIN dalam menjalankan tugasnya. Dosen filsafat Universitas Indonesia (UI) ini menilai sidah sepantasnya Budi Gunawan dicopot.

"Kalau saya jadi presiden, sebagai kepala negara maka saya akan mencopot Kepala BIN. Bukannya justru melontarkan pernyataan yang seolah-olah membelah masyarakat, bahwa ada kelompok radikal dan semua jadi saling tuding," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, pegiat media sosial Bigardo Sinaga berpandangan penusukan yang dialami mantan Panglima ABRI ini menjadi sinyal radikalisme perlahan mulai mengakar di tengah masyarakat. Ia pun meminta kepada aparat keamanan untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

“Tak bisa dipungkiri, ada kelompok radikalisme yang berusaha mendelegitimasi kekuasaan pemerintah yang sah. Stigma radikalisme itu memang ada karena faktanya seperti itu,” ujarnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya