Berita

Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Narendra Modi/Net

Dunia

Terbang Ke India, Xi Jinping Bahas Ekonomi Hampir Lima Jam

SABTU, 12 OKTOBER 2019 | 20:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden China Xi Jinping melakukan pertemuan untuk kedua kalinya dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi pada Sabtu (12/10). Dalam pertemuan hari ini, kedua pemimpin negara sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral.

"Kemarin dan hari ini kami telah terlibat dalam diskusi terbuka dan sebagai teman. Saya menantikan diskusi lebih lanjut untuk menindaklanjuti proposal yang dibahas kemarin," ujar Xi dalam pidatonya seperti dimuat Reuters.

Pertemuan yang dilakukan di sebuah kota di pantai selatan India ini merupakan pertemuan puncak tahunan kedua negara yang sebelumnya pernah mengalami sengketa perbatasan.


Menurut Menteri Luar Negeri India, Vijay Gokhale, kedua pemimpin menghabiskan hampir lima jam untuk membahas masalah-masalah bilateral seperti ekonomi.

Gokhale mengaku keduanya membahas defisit perdagangan yang dirasakan India dengan China senilai 53 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 749 triliun (kurs: Rp 14.133/dolar AS) pada periode 2018-2019.

China juga berharap India mengambil keputusan independen dan tidak terpengaruh oleh Amerika Serikat atas tawaran pembuatan peralatan telekomunikasi Huawei untuk jaringan 3G.

Selain ekonomi, Xi dan Modi juga membahas persoalan Kashmir. Dalam sambutannya di pertemuan itu, Modi mengatakan ia dan Xi telah sepakat untuk mengelola perbedaan dengan hati-hati dan tidak akan membuatnya menjadi perselisihan.

Selain melakukan pembicaraan formal dan informal, Modi juga memberikan tur pribadi kepada Xi ke monumen candi di Mamallapuram, India bagian selatan.

Setelah India, Xi dikabarkan akan menuju Nepal untuk menindaklanjuti pengembangan infrastruktur di negara itu sebagai bagian dari inisiatif One Belt One Road.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya