Berita

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

Mantap Di Oposisi, PKS: Ini Mulia Untuk Jaga Demokrasi Tetap Sehat

SABTU, 12 OKTOBER 2019 | 19:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan tetap memposisikan diri di luar pemerintahan atau oposisi. Keputusan ini diambil berdasarkan keputusan Majelis Syuro DPP PKS.

"PKS sendiri mengikuti keputusan Majelis Syuro yang menetapkan kita di luar pemerintahan. Insya Allah PKS istiqomah di #KamiOposisi," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Sabtu (12/10).

Kendati begitu, kata Mardani, pihaknya tetap menghargai partai yang pada saat Pilpres 2019 mendukung Prabowo-Sandi akan memilih bergabung menjadi koalisi.


"Tiap partai punya strategi dan pertimbangan masing-masing. Jadi Gerindra dan Demokrat punya hak untuk memutuskan bergabung dengan Pak Jokowi atau bertahan di #KamiOposisi," kata Mardani.  

Menurut Mardani, pilihan PKS untuk tetap beroposisi ini dikatakannya agar demokrasi di tanah air masih tetap berjalan sehat. Selain itu, kata dia, memilih oposisi meskipun hanya PKS sendiri, tidak ada masalah.

"#KamiOposisi bukan masalah jumlah tapi masalah kesebangunan dengan aspirasi rakyat. #KamiOposisi adalah mulia dan menjaga demokrasi tetap sehat," kata Mardani.

Lebih lanjut, Mardani menaruh harapan kepada partai pendukung Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 lalu agar bergabung bersama PKS untuk tetap berada di oposisi.

"Harapan dan doa kami tetap dari awal untuk kesehatan demokrasi agar partai pendukung Prabowo Sandi bersama dalam #KamiOposisi," demikian Mardani.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya