Berita

Ketua Organizing Commite Inagurasi seluruh relawan Jokowi, Andi Gani Nena(tengah)/RMOL

Politik

Relawan Jokowi Manut Jika Gerindra Masuk Koalisi

SABTU, 12 OKTOBER 2019 | 18:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sinyal partai Gerindra bakal masuk dalam Kabinet Kerja jilid II semakin kuat pasca Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto bertemu dengan Joko Widodo di Istana Negara.

Apalagi Jokowi secara terbuka sudah menyatakan kemungkinan Gerindra akan masuk ke dalam struktur kabinet.

Ketua Organizing Commite Inagurasi seluruh relawan Jokowi, Andi Gani Nena berpendapat, para relawan akan tetap mendukung keputusan Jokowi meski Gerindra bergabung pemerintahan.


“Tentu apa yang terbaik bagi Pak Jokowi, relawan akan mendukung penuh. Gerindra masuk kabinet ataupun di luar, Pak Jokowi pasti mengerti kalkulasi politiknya,” kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL di gedung YTKI, Jakarta Selatan, Sabtu (12/10).

Relawan, sambung Andi, tidak berhak untuk mengintevensi langkah-langkah yang akan diambil oleh Presiden terpilih 2019-2024 itu. “Pak Jokowi menginginkan lima tahun ke depan agar aman dan nyama, tentunya merangkul semuanya,” jelas Andi.

Disinggung soal langkah para relawan ke depan, ia menegaskan tak akan meminta jabatan kepada presiden terpilih seperti kabar miring yang kerap berembus.

“Sukarela, apapun keputusan beliau (Jokowi) soal menteri jabatan-jabatan di pemerintahan, itu urusan beliau,” jelasnya.

Kendati menyerahkan sepenuhnya urusan Kabinet kepada Jokowi, namun kata Andi, relawan juga tentunya memberikan masukan-masukan agar Jokowi betul-betul memperhatikan orang-orang yang masuk ke dalam kabinetnya.

“Jokowi harus lihat, orang yang betul-betul all out bekerja, dan jangan pernah meninggalkan Jokowi ditengah jalan, kan ada yang track recordnya meninggalkan di tengah jalan, itu jangan diajak lagi,” pungkas Andi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya