Berita

Presiden Jokowi dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Pemerintahan Jokowi Akan Kuat Jika Gerindra Dapat Kursi Menteri

SABTU, 12 OKTOBER 2019 | 16:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintah Presiden Joko Widodo periode kedua diprediksi akan efektif jika Partai Gerindra bergabung dan mendapatkan jatuh kursi menteri.

Menurut Dosen Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedillah Badrun, kekuatan suara di parlemen akan semakin kuat jika Partai Gerindra mendapat jatah kursi menteri.

Hal tersebut berdampak semakin kuat pemerintahan Presiden Jokowi karena berada disekeliling tiga partai politik yang memiliki suara terbanyak.


"Kalau kemudian itu dipenuhi oleh Jokowi, ya pemerintahan ini sangat kuat. Jadi kalau tiga partai ini berkumpul ya secara politik dukungan Parlemen akan kuat dan itu bisa menciptakan pemerintahan yang efektif," ucap Ubedillah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (12/10).

Namun, kata Ubedillah, pemerintahan akan efektif dan kuatnya di parlemen juga harus dibarengi oleh komitmen Jokowi dalam upaya menangani kasus korupsi maupun permasalahan keamanan, politik dan sosial di Indonesia.

"Jadi kalau isu-isu yang justru melawan kehendak rakyat masih dominan, meskipun kabinetnya bagus, itu akan tetap bermasalah," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya