Berita

Menteri Pertahanan AS, Mark Esper/Net

Dunia

Cegah Iran, AS Tambah Pasukan Militer Di Arab Saudi

SABTU, 12 OKTOBER 2019 | 09:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat mengumumkan pengerahan pasukan militer tambahan ke Arab Saudi.

Demikian yang disampaikan Menteri Pertahanan AS, Mark Esper dalam konferensi pers yang disiarkan di televisi, Jumat (11/10).

"Kami pikir penting untuk terus mengerahkan pasukan untuk mencegah, mempertahankan dan mengirim pesan ke Iran. Jangan menyerang negara berdaulat lain, jangan mengancam kepentingan AS, pasukan AS, atau kami akan merespons," ujar Esper seperti yang dikutip dari Reuters.


Meski demikian, Esper tidak menjelaskan berapa pasukan tambahan dan kapan pengirimannya akan dilakukan.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan biaya penempatan pasukan tidak akan ditanggung oleh AS melainkan Arab Saudi.

Penambahan pasukan ini diketahui mengikuti pengiriman senjata dan pasukan AS pada bulan lalu ke Arab Saudi. Ketika itu AS mengirim skuadron tempur, sayap ekspedisi udara, dan personel petahanan udara dengan total 3.000 tentara.

AS juga mengatakan mengirim dua baterai Patriot tambahan dan sebuah sistem pertahanan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).

Pengerahan pasukan AS ke Arab Saudi pada bulan lalu bertujuan untuk menningkatkan pertahanan Arab Saudi dari Iran yang dipercaya telah menyerang fasilitas minyak Aramco pada 14 September lalu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya