Berita

Teuku Taufiqulhadi/RMOL

Politik

Penerbitan Perppu Jadi Kurang Elok Lantaran RUU KPK Dibahas Bersama

SABTU, 12 OKTOBER 2019 | 03:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tidak ada kegentingan memaksa yang mengharuskan pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk meralat revisi UU KPK yang baru disahkan DPR.

UU KPK baru akan segera resmi berlaku meski pemerintah belum memasukkannya dalam lembaran negara. Sebab sesuai aturan UU baru bisa otomatis berlaku setelah satu bulan disahkan DPR.

Mantan anggota Komisi III DPR RI Teuku Taufiqulhadi menilai belum ada unsur kegentingan memaksa yang mengharuskan pemerintah menerbitkan Perppu. Sekalipun, ribuan mahasiswa terus turun ke jalan untuk menolak kehadiran UU baru KPK tersebut.


“"Tidak ada kegentingan memaksa sama sekali, apa yang genting. Tidak ada,” tegas Taufiq kepada wartawan, Jumat (11/10).

Selain itu, Taufiq menilai kehadian perppu justru akan membuat renggang hubungan antara presiden dan DPR. Pasalnya, eksekutif dan legislatif sama-sama terlibat dalam pembahasan revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sehingga, sambungnya, penerbitan Perppu menjadi kurang elok jika dilakukan tak lama setelah UU yang dibahas bersama disahkan.

"Implikasi politik ke depannya terhadap pemerintahan jadi tidak bagus," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya