Berita

Presiden Jokowi bersama anak-anak Papua/Setkab

Politik

Susunan Kabinet Sudah Ada, Wakil Papua Tetap Hiasi Pemerintahan Kedua Jokowi

JUMAT, 11 OKTOBER 2019 | 15:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo memastikan akan tetap ada warga dari Tanah Papua yang masuk dalam kabinet baru yang dipimpinnya periode 2019-2024.

"Saya pastikan ada," kata Jokowi sapaan akrab Kepala Negara menjawab wartawan usai menerima perwakilan siswa Sekolah Dasar dari Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, di Veranda Belakang, Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10).

Soal jumlahnya berapa, Jokowi meminta agar dilihat nanti saat pengumuman kabinet 2019-2024.


Menurutnya, susunan kabinet mendatang sudah selesai disusun, dan akan diumumkan nanti.

"Mungkin bisa hari yang sama dengan pelantikan mungkin sehari setelah pelantikan. InsyaAllah semuanya sudah kita siapkan," ungkapnya.

Soal apakah susunan kabinet itu sudah fix, Jokowi mengatakan, mungkin ada beberapa pertimbangan yang memungkinkan. Otonomi Khusus Papua Sementara terkait dengan otonomi khusus Papua yang kan selesai pada 2020, Jokowi mengatakan, tentu akan ada evaluasi.

"Tentu saja akan ada evaluasi total, akan ada koreksi-koreksi selama perjalanan ini apa yang masih bisa diperbaiki yang mana akan kita perbaiki, akan kita koreksi, akan kita evlauasi," jelas kadr PDIP itu.

Evaluasi itu nantinya akan dibicarakan bersama antara pemerintah pusat dengan pemerintah di tanah Papua. Tapi yang paling penting, dana otonomi khusus itu betul-betul memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di tanah Papua.

"Yang paling penting itu bagi kesejahteraan, bagi kemakmuran, bagi perbaikan-perbaikan SDM yang ada di sana," tegas Jokowi seperti dilansir dari laman Setkab.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya