Berita

Foto: Istimewa

Pertahanan

BIN Sudah Pantau Penyerang Wiranto Tiga Bulan, Iwan Sumule: JAD, Jangan Ada Dusta

JUMAT, 11 OKTOBER 2019 | 10:53 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia diminta untuk bekerja serius dalam mengurai dan mencari tahu otak di balik upaya pembunuhan terhadap Menko Polhukam Wiranto.

Wiranto diserang saat berada di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis siang (10/100. Akibat tusukan itu ia terluka cukup serius dan kini berada dalam penanganan tim dokter khusus di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

“Pernyataan Kepala BIN bahwa mereka sudah memantau penyerang Pak Wiranto ini mengundang tanda tanya dan keanehan. Kalau memang sudah dipantau sejak tiga bulan lalu, bagaimana mungkin pelaku bisa leluasa berkeliaran dan bisa mendekat begitu dekat layaknya Ring-1 Menko Polhukam?” tanya politisi Gerindra Iwan Sumule dalam perbincangan dengan redaksi.


Nama Syahril Alamsyah alias Abu Rara dan istrinya Fitria Andriana juga sudah pernah disebut dan diindentifikasi sebagai jaringan teroris amaah Ansharut Daulah (JAD) di Bekasi.

“Demikian juga, kalau sudah dipantau selama tiga bulan, tapi tidak dilakukan penangkapan atau pencegahan dini terhadap ancaman yang membahayakan keselamatan pejabat negara, maka patut diduga Kepala BIN melakukan pembiaran terhadap ancaman dan penyerangan yang akibatkan Wiranto mengalami luka tusuk,” kata Iwan Sumule lagi.

“JAD itu Jangan Ada Dusta,” demikian tutupnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya