Berita

Greenland bersedia kerja sama dengan AS dalam mengembangkan sumber daya mineral/Net

Dunia

Gagal Beli Greenland, AS Kembangkan Kerja Sama Mineral

JUMAT, 11 OKTOBER 2019 | 10:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tampaknya masih penasaran dengan Greenland. Setelah gagal membeli Greenland, Trump kini berupaya menjalin kerja sama dengan wilayah otonom Denmark itu dalam menggali sumber daya alamnya.

Menurut Wakil Menteri Sumber Daya Energi AS Frank Fannon, militer Amerika Serikat telah melakukan survei udara untuk meneliti nilai potensi mineral di Greenland, Rabu (9/10).

"Kami memiliki angkatan laut di sana untuk melakukan survei hiperspektral, pada dasarnya menggunakan teknologi penerbangan berlebih untuk bisa memahami endowmen sumber daya," ujar Fannon seperti dimuat Reuters, Jumat (11/10).


Sementara itu, menurut siaran pers Pemerintah Greenland, pemetaan udara akan dibiayai bersama dan melibatkan survei sekitar 3.000 km persegi di Provinsi Gardar.

AS dan Denmark, termasuk Greenland yang ada di dalamnya, sebenarnya sudah memiliki nota kesepahaman untuk bekerja sama dalam mengembangkan sektor mineral pada Juni silam.

Namun, hubungan kedua negara ini sempat buruk setelah Denmark menolak niat Trump untuk membeli Greenland. Penolakan yang membuat Trump membatalkan kunjungannya ke negara itu pada September lalu.

Meski demikian, Fannon mengatakan hubungan AS dan Denmark maupun Greenland adalah hubungan yang positif. Bahkan Greenland meminta bantuan AS karena pengembangan mineral memiliki proses yang cukup mahal dan intensif teknologi yang tinggi.

Tak hanya Amerika Serikat, Greenland memang mendapat perhatian dari negara-negara adikuasa dunia, termasuk China dan Rusia. Greenland dilihat sebagai akses ke arah wilayah Kutub Utara untuk sumber daya mineral dan saluran air strategis.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya