Berita

Ilustrasi lukisan Wen Zhengming/Istimewa

Jaya Suprana

Sang Bunglon

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 11:49 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

APABILA pada abad XVI, Italia punya Leonardo da Vinci, Jerman punya Albrecht Duerer, Spanyol punya El Greco, Prancis punya Germain Pilon, Inggris punya Nicholas Hilliard, maka China punya Wen Zhengming.

Wen Ren
Wen Zhengming adalah mahapelukis dan mahakaligrafis terkemuka dinasti Ming, China yang juga sebagai tersohor sebagai sastrawan dan budayawan. Wen bersama para seniman aliran Wu tradisi wen ren berada di barisan opisi terhadap para profesional seniman penganut gaya akademis di wilayah Zhejiang.

Wen berguru pada pendiri aliran Wu, Shen Zhou, yang sangat mempengaruhi sukma lukisan Wen. Begitu kagum Wen terhadap mahagurunya sehingga kerap menambahkan syair pada lukisan Shen Zhou yang memantapkan posisi Wen sebagai penyair.

Wen berguru pada pendiri aliran Wu, Shen Zhou, yang sangat mempengaruhi sukma lukisan Wen. Begitu kagum Wen terhadap mahagurunya sehingga kerap menambahkan syair pada lukisan Shen Zhou yang memantapkan posisi Wen sebagai penyair.

Puisi

Wen bersama mahagurunya mengembangkan warisan gaya para pelukis dinasti Song dan Yuan menjadi gaya baru tersendiri. Pada masa puncak kemashuran, Wen dijuluki sebagai “Sang Bunglon” sebab memiliki gaya yang kerap berubah. Sehingga kerap keliru diidentifikasikan oleh pencita seni rupa China.

Istilah “bunglon” sama sekali tidak berkonotasi negatif seperti dalam dunia politik, namun sekadar melukiskan gaya seni yang kerap berubah menyesuaikan diri dengan lingkungan kebutuhan dan tujuan. Mahakarya Wen yang kerap berubah gaya sangat laris dicari oleh para kolektor sejak abad 16 sehingga banyak karya palsu merajalela pada masa akhir dinasti Ming.

Karya-karya puisi Wen Zhengming kerap mendampingi karya-karya senirupa termashurnya terutama yang bertema pemandangan alam sebagai penghormatan terhadap keindahan alam. Di samping puisi dan lukisan, Wen Zhengming juga dikagumi sebagai kaligrafer gaya kaishu  dan xingshu.

Setiap kali terpesona menyaksikan sebuah mahakarya seni-lukis China berhias puisi China, saya pribadi teringat kepada Wen Zhengming.

Penulis adalah pembelajar kebudayaan dunia.


Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya