Berita

Beijing dan Praha batalkan kerja sama sister city/Net

Dunia

Tolak One China Policy, Praha Batalkan Sister City Dengan Beijing

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 14:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Praha membatalkan kerja sama sister city dengan Beijing. Hal ini dikarenakan Praha enggan memasukkan 'one china policy' ke dalam perjanjian kemitraan.

Dilansir Taiwan News, Walikota Praha, Zdenek Hrib mengaku telah mempertimbangkan posisinya atas klaim China terhadap Taiwan. Langkah ini pun diindikasikan sebagai sikap pemerintah Ceko untuk memperkuat hubungan dengan Taiwan.

Dalam surat kabar Expats, Dewan Kota Praha melakukan pertemuan pada Senin (7/10) untuk membahas persoalan tersebut. Bahkan Majelis Kota akan memberikan pernyataan perihal keputusan ini.


Beijing dan Praha telah menjalin kerja sama sister city sejak 2016. Ketika itu, Walikota Praha sebelumnya, Adriana Krnáčová setuju menjalin kerja sama setelah Presiden China Xi Jinping melakukan kunjungan.

Namun saat ini Walikota Praha, Zdenek Hrib telah menunjukkan dukungan kuat untuk Taiwan. Pada Januari lalu, Hrib mulai menyerukan untuk menghapus kebijakan satu China. Hrib bahkan melakukan kunjungan ke Taiwan pada bulan Maret lalu yang kemudian dikecam oleh China karena sikap pro-Taiwan.

Merespons keputusan Praha, China juga telah membatalkan berbagai acara kebudayaan dan tur antarkota yang dinamakan Prague Philharmonic.

Selain Beijing, Praha juga menjalin sister city dengan Guangzhou dan Shanghai. Di sisi lain, Praha juga memiliki sister city dengan Taipei, Taiwan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya