Berita

Gotthold Ephraim Lessing/Net

Jaya Suprana

Parabel Tiga Cincin

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 11:28 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MAHASASTRAWAN Jerman keturunan Yahudi, Gotthold Ephraim Lessing melalui mahakarya drama Nathan der Weise mempersembahkan citra positif bagi Jenderal Besar Islam, Saladin.

Kerangka peristiwa Nathan der Weise adalah masa genjatan senjata Perang Salib ke tiga (1189-1192) di Jerusalem.

Nathan


Ketika sang pedagang Nathan kembali dari perjalanan dagang ke rumah, menemui puteri angkatnya Recha yang diselamatkan seorang kesatria Nasrani dari bencana kebakaran di Jerusalem.

Sang kesatria Nasrani dibebaskan sebagai satu-satunya di antara ratusan tawanan perang oleh Saladin karena wajahnya mirip saudara sang jenderal besar Islam, Assad yang telah gugur di medan perang.

Nathan yang terbiasa berpikir rasional materialistik tidak percaya bahwa keselamatan Recha merupakan suatu mujizat.

Saladin

Kebetulan Sultan Saladin sedang membutuhkan dana operasional untuk laskarnya demi menjaga keamanan Jerusalem. Maka sang sultan memanggil Nathan yang tersohor kaya raya dan murah hati ke markas besar Tentara Islam di Jerusalem.

Alih-alih minta pinjaman uang, Sultan Saladin bertanya agama apa yang menurut Nathan adalah agama terbaik.

Nathan menyadari bahwa dirinya sedang dijebak dengan sebuah pertanyaan yang sangat berbahaya maka menjawab pertanyaan dengan sebuah kisah parabel tiga cincin.

Saladin merasa terkesan sebab menyadari bahwa parabel tiga cincin mengungkapkan kesetaraan tanpa ada yang lebih atau kurang pada tiga agama besar monotheis: Judaisme, Nasrani, Islam.

Terkesan oleh kebijakan Nathan, Saladin menyatakan ingin bersahabat dengan pedagang Yahudi yang bijak itu.

Nathan menyambut baik uluran tangan Saladin bahkan tanpa diminta langsung bermurah hati memberikan kredit dana tanpa bunga kepada sang Sultan merangkap Jenderal Besar Islam.

Parabel Tiga Cincin


Pada hakikatnya parabel tiga cincin merupakan ungkapan gagasan toleransi antar umat beragama yang sedang sangat didambakan di Eropa pada masa Lessing menulis Nathan der Weise.

Parabel yang sama ditemui pada Decamerone mahakarya Giovanni Bocaccio. Di dalam Decamerone, Bocaccacio berkisah tentang seorang ayah yang mewariskan tiga cincin   kepada tiga putranya.

Ketiga cincin dibuat sedemikian persis sama satu dengan lain-lainnya sehingga mustahil dapat diketahui yang mana yang asli dan yang mana yang palsu.

Parabel tiga cincin tersebut pada hakikatnya mengungkap kesetaraan tiga agama besar Timur Tengah yaitu Judaisme, Nasrani dan Islam.

Sukma makna parabel tiga cincin tentang kesetaraan agama yang bersatu pada sila Ketuhanan Yang Maha Esa pada hakikatnya mirip wejangan "agamamu agamamu, agamaku agamaku" yang diwariskan oleh Almarhum Gus Dur kepada saya.

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya