Berita

Bangkai minibus yang jadi sasaran bom bunuh diri di Jalalabad, Afganistan/Net

Dunia

Bom Bunuh Diri Serang Minibus, 10 Orang Tewas Dan 27 Terluka

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 10:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Afganistan kembali mendapat serangan bom bunuh diri. Kali ini bom bunuh diri menargetkan sebuah minibus berisi orang-orang yang telah direkrut untuk menjadi pasukan keamanan Afganistan.

Dilaporkan Al Jazeera, menurut seorang pejabat pemerintah, Ataullah Khogyani, insiden di Kota Jalalabad, Afganistan bagian timur ini terjadi ketika minibus ditabrak sebuah bom becak.

Sedikitnya 10 orang tewas dan 27 terluka dalam insiden tersebut. Dari mulai penumpang minibus, warga sipil, hingga anak kecil.


Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab dalam insiden tersebut. Namun diketahui Jalalabad adalah "lokasi favorit" serangan Taliban, negara Islam Irak juga kelompok Levant atau yang lebih dikenal dengan ISIS.

Sebelum insiden ini, organisasi anak Save the Children menyatakan setiap anak yang lahir dan besar di Afganistan dalam 18 tahun terakhir telah mengalami dan terkena dampak perang dan konflik.

Akibatnya, diperkirakan sekitar 20 juta anak terbangun setiap hari dengan dibayangi rasa takut terhadap tembakan atau bom. Takut bisa terbunuh di jalan, sekolah, atau rumah mereka.

Menurut pernyataan organisasi tersebut, tercatat sekitar 12.500 anak terbunuh atau cacat sepanjang 2015 hingga 2018.

Serangan Taliban sendiri diketahui semakin masif sejak pembicaraan damai dengan Amerika Serikat dibatalkan oleh Presiden AS Donald Trump pada bulan lalu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya