Berita

Tanam mangrove/Net

Nusantara

Filosofi Di Balik Penanaman 300.074 Mangrove Di HUT TNI

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 23:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan penanaman mangrove di wilayah Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Senin (7/10).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaain peringatan HUT ke-74 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dengan mengusung semangat kemanunggalan dengan rakyat, TNI melaksanakan penanaman 300.074 Mangrove secara serentak di 74 titik satuan TNI dari Sabang sampai Merauke, bertajuk “Selamatkan Bumi untuk Anak Cucu Kita”.
 
Dalam pesannya, Hadi mengatakan bahwa hutan mangrove merupakan bagian penting dari ekosistem pesisir pantai, yang menjadi habitat bagi berbagai biota laut dan menurunkan emisi gas rumah kaca. Mangrove, sambungnya, juga melindungi garis pantai dari abrasi.


“Hutan mangrove selain mampu melindungi kawasan pantai juga mampu menghidupi ekosistem di sekitarnya,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima.
 
Kegiatan menanam mangrove memiliki filosofi sendiri. Hadi menguraikan bahwa mangrove adalah tumbuhan yang memiliki akar kuat dan saling terhubung antara tumbuhan induk satu dengan tumbuhan induk lainnya, membentuk jalinan dan rumpun akar yang mampu menahan ombak, sehingga kawasan pesisir terhindar dari bahaya erosi.
 
“Mangrove menunjukkan simbolisasi bahwa bila kita bersatu padu antar komponen bangsa, saling bahu membahu dan bergandengan tangan, akan membentuk ketahanan nasional yang tangguh dalam membangun bangsa dan melindungi segenap bangsa dari berbagai macam ancaman dan tantangan,” urainya.
 
Penanaman 300.074 mangrove mendapat penghargaan langsung dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena telah memecahkan rekor penanaman mangrove terbanyak secara serentak di 74 titik wilayah Indonesia.

Sementara dalam penanaman di PIK, Hadi didampingi KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, dan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya