Berita

Agung Ilmu Mangkunegara (AIM) Bupati lampung Utara saat tiba di KPK/RMOL

Hukum

AIM, Bupati Ketiga Nasdem Di Lampung Yang Terciduk KPK

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 15:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara (AIM) saat operasi tangkap tangan (OTT), Minggu malam (6/10).

Diketahui, Bupati Agung ini merupakan kader Partai Nasdem asal Lampung ketiga yang terjerat kasus korupsi atau dicokok KPK.

Sebelumnya, Bupati Lampung Tengah, Mustafa yang juga politisi Nasdem ditangkap KPK lantaran terlibat kasus dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Lampung Tengah tahun 2018.


Selain Bupati Mustafa, masih ada Bupati Kabupaten Mesuji, Khamami yang juga menjadi pasien KPK lantaran terjerat kasus suap proyek infrastruktur Kabupaten Mesuji tahun anggaran 2018.

Terkait tiga Bupati di Provinsi Lampung yang terciduk KPK lantaran berperilaku koruptif itu mendapat reaksi beragam dari warganet.

Salah satunya, akun twitter @mazzini_guisepe yang menyindir Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara yang terciduk KPK. Dia mengunggah foto sang Bupati saat menyapu lantai, lalu dikaitkan dengan OTT lembaga antirasuah yang menangkap Agung terkait kasus korupsi di Dinas PU Kabupaten Lampung Utara.

"Pak Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara selain bisa menyapu lantai, beliau juga menyapu bersih uang proyek Dinas Pekerjaan Umum di Kabupaten Lampung Utara," kata Mazzini dalam cuitan akun twitternya, Senin (7/10).

Selain itu, Mazzini juga menyebut, Bupati Agung yang notabene kader Partai Nasdem. Menurutnya, sudah banyak kader partai Nasdem yang menjadi Bupati di Provinsi Lampung dan berujung berurusan dengan KPK. Padahal, kata dia, Nasdem mengklaim partai yang bersih dari korupsi.

"Hi @NasDem udah 3 loh kader kalian yang korupsi di Provinsi Lampung.  1. Agung, Bupati Lampung Utara; 2. Mustafa, Bupati Lampung Tengah; 3. Khamami, Bupati Mesuji. Apakah masih nekat mengklaim partai anti korupsi?," demikian Mazzini.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya