Berita

Fahri Hamzah pertanyakan sosok baik yang ditangkap karena korupsi/Net

Politik

Fahri Hamzah: Orang Bersih Ditangkap Karena Korupsi, Lalu Di Mana Penjahat Dan Koruptor Sejati?

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 11:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Indonesian Coruption Watch (ICW) meminta penghargaan Bung Hatta Anti-Coruption Award yang pernah diberikan kepada Joko Widodo untuk segera dicabut.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh peneliti ICW, Kurnia Ramadhana saat melakukan konferensi pers di Kantor Yayasan Lembaga Hukum Indonesia, Jakarta, Minggu (6/10).

ICW menilai, saat ini Jokowi tidak lagi konsisten dengan apa yang selama ini sering disampaikannya terkait pemberantasan korupsi. Karena itulah, ICW minta penghargaan yang pernah diberikan kepada Jokowi untuk dicabut.


Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah merasa terpancing untuk ikut berkomentar melalui akun Twitter pribadinya.

"Tertangkapnya orang-orang yang dikenal bersih bahkan mendapat anugerah (award) antikorupsi atau mendapat predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dalam pengelolaan uang/aset negara dari BPK, adalah termasuk di antara fiksi pemberantasan korupsi di Indonesia," tulis Fahri, Senin (7/10).

Lanjut Fahri, kalau orang yang dikenal bersih dan mendapatkan Award serta pengelola keuangan yang baik juga tertangkap, apa yang sebenarnya terjadi?

"Lalu di mana penjahat dan koruptor sejati? Kenapa sama saja? Atau malah bebas? Serangkaian pertanyaan yang sulit dijawab," pungkasnya.

Untuk diketahui, saat masih menjabat Walikota Surakarta pada 2010, Jokowi pernah dianugerahi  penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA). Penghargaan inilah yang diminta ICW untuk ditarik kembali.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya