Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Harus Tetap Objektif Hadapi Polemik Revisi UU KPK

MINGGU, 06 OKTOBER 2019 | 23:36 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo harus tetap objektif dalam mengambil sikap mengenai polemik revisi UU KPK yang telah disahkan DPR. Jangan sampai presiden tunduk dengan tekanan dari sebagian masyarakat.

Pengamat politik hukum Bambang Saputra menguraikan bahwa kebijakan yang dikeluarkan oleh Jokowi harus sepenuhnya demi kepentingan negara. Tidak boleh seorang pemimpin mengambil keputusan hanya karena dasar desakan.

Apalagi dalam konteks Perppu KPK, Bambang menilai desakan masyarakat yang muncul absurd.


“Karena desakan muncul tidak lama setelah revisi UU KPK disahkan DPR. Ini kan sudah melalui proses pembahasan yang panjang dan komprehensif bersama pemerintah,” tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (6/10).

Atas alasan itu, ketua Dewan Pakar Lembaga Aspirasi dan Analisis Strategis berharap Jokowi tidak takut dengan tekanan-tekanan politik dari pihak manapun.

Sementara kepada pihak yang mendesak agar presiden segera mengeluarkan Perppu KPK, Bambang meminta untuk segera menyudahi. Dia menilai tindakan itu sebagai sesuatu yang memalukan.

“Jokowi jangan takut dengan tekanan politik yang bernada inkonstitusional. Ambil keputusan sesuai dengan kepentingan bangsa,” tegasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya