Berita

Jokowi/Net

Politik

Terlalu Jauh Jika Perppu KPK Dikaitkan Dengan Pemakzulan Jokowi

MINGGU, 06 OKTOBER 2019 | 15:58 WIB | LAPORAN:

Dinamika wacana penerbitan Perppu atas revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) menuai pro kontra dari orang-orang di sekeliling presiden. Banyak dari mereka yang menolak pengesahan Perppu.

Penolakan itu sampai pada ancaman jika presiden mengesahkan Perppu tersebut, maka presiden melakukan hal yang inkonstitusional dan bahkan berdampak pada pemakzulan presiden.

Menanggapi hal tersebut, peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan,Fajri Nursyamsi membantah jika dengan diterbitkannya Perppu bisa berdampak pada pemakzulan presiden.


"Kami menyayangkan komentar yang justru akan membelokkan pemahaman publik terkait apa itu pemakzulan. Penerbitan Perppu sama sekali tidak akan berdampak pada pemakzulan," tegas Fajri dalam konferensi pers Koalisi Save KPK di Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Minggu (06/10).

Peneliti yang juga alumni Universitas Indonesia ini dengan terang menjelaskan pemakzulan terhadap presiden itu dilihat dari adanya tindak kriminal atau tindak pidana yang dilakukan presiden.

"Ketika seorang presiden mengeluarkan kebijakan, apakah bisa ia dinyatakan melanggar sebuah undang-undang atau melakukan tindak pidana? Saya pikir jauh dari itu," paparnya.


Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya