Berita

Teuku Taufiqulhadi (kiri)/RMOL

Politik

Pengusul RUU KPK Fraksi Nasdem: Pemerintah Jangan Tampar DPR Lewat Perppu

SABTU, 05 OKTOBER 2019 | 14:05 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengusul Revisi Undang-Undang (RUU) KPK dari Fraksi Nasdem, Teuku Taufiqulhadi meminta kepada Presiden Joko Widodo tak menarik diri dari kesepakatan awal dengan mengeluarkan Perppu KPK.
Sebab pada dasarnya, RUU KPK telah disepakati bersama DPR dan Pemerintah.

"Kita sudah menyatakan kesepakatan antara pemerintah dan DPR. Jadi kita mengingatkan (pemerintah), kesepakatan itu tidak boleh dengan mudahnya ditarik," ucap Taufiqulhadi di Gado-Gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10).

Lebih jauh, ia khawatir jika pemerintah tetap ngotot mengeluarkan Perppu, pemerintahan Jokowi ke depan akan terganjal.

Lebih jauh, ia khawatir jika pemerintah tetap ngotot mengeluarkan Perppu, pemerintahan Jokowi ke depan akan terganjal.

"Kalau mudah menarik diri maka akan berpengaruh terhadap langkah-langkah politik berikutnya. Karena itu saya menganggap pemerintah tidak akan melakukan tindakan yang akan menampar muka legislatif," katanya.

Walau banyak desakan dari masyarakat kepada presiden untuk segera mengeluarkan Perppu KPK, ia mengaku tetap optimis Jokowi tidak akan mengambil tindakan tersebut.

Terlebih, kata anggota Komisi III DPR periode 2014-2019 ini, Perppu tidak baik jika dikeluarkan saat ini lantaran belum menjadi UU KPK yang resmi.

"Perppu tidak mungkin keluar sekarang karena penomorannya belum ada. Saya sebagai partai koalisi cuma mengatakan, tidak baik mengeluarkan Perppu sekarang ini," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya