Berita

Rakernas dan Orientasi DPP KNPI/Net

Politik

KNPI Siap Sukseskan Pelantikan Presiden Dan Wapres Terpilih

SABTU, 05 OKTOBER 2019 | 06:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) akan membahas terkait dengan kondisi bangsa.

Yang paling utama adalah terkait dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Maruf Amin pada 20 Oktober 2019.

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama mengatakan salah satu agenda rakernas adalah menyukseskan pelantikan Presiden dan Wapres terpilih. Semua sepakat, siap mengawal jalannya pelantikan.


"KNPI ikut aktif mengawal terselenggaranya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden agar berjalan lancar dan aman. Tidak dengan demonstrasi, KNPI menjadi garda terdepan karena ini adalah proses demokrasi," kata Haris usai membuka Rakernas dan Orientasi DPP KNPI,di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Jumat (4/10).

Dia menambahkan, siap mengkonsolidasikan jajarannya dan organisasi kepemudaan di daerah untuk mewujudkan proses demokrasi yang sudah berjalan dengan semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Dengan begitu, jangan lagi ada pihak-pihak yang hendak mencederai demokrasi di negeri ini. Mari kita sama-sama merawat kebhinnekaan dan jaga harmoni bangsa demi kemajuan bangsa. Kita akan kawal dengan cara mengajak merangkul organisasi kepemudaan, jangan pernah mencederai proses demokrasi," ujarnya.

Sementara, Sekjen KNPI, Jackson Kumaat menyebutkan, dalam rakernas pihaknya mengkonsolidasikan berbagai program kepemudaan. Termasuk merangkul para mahasiswa dan pelajar untuk menyampaikan aspirasinya secara damai, bukan dengan kerusuhan.

KNPI juga akan mengunjungi rumah keluarga mahasiswa di Kendari yang menjadi korban tewas saat kerusuhan saat demonstrasi.

"Dalam waktu dekat kami akan turun langsung ke Kendari untuk mengunjungi keluarga dari mahasiswa yang menjadi korban meninggal dunia dalam aksi unjuk rasa serta turun ke Papua menjaga para pemuda disana tetap bersatu dan solid dalam menjaga kebhinekaan dan persatuan," demikian Jackson.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya